Rabu, 07 Oktober 2015

Horay, Kita Diliput NET TV!



Hari Minggu ceria kemarin tanggal 23 November 2014, seperti biasa, siswa-siswa Sekolah Alam Ngelmu Pring  kembali belajar dengan semangat. Tema hari itu adalah mendengarkan dongeng yang dibawakan Mr. Fajri dan membuat pohon harapan. Saat sedang asyik menyusun pohon harapan, siswa-siswa dikejutkan dengan kedatangan tim reporter NET TV yang akan meliput kegiatan kami. Siswa-siswa mulai heboh dengan kedatangan tim dari stasiun televisi edukatif ini. Kedatangan mereka semakin menambah semangat siswa-siswa untuk belajar.
            Tim dari NET merasa sangat tertarik dengan metode fun-education berbasis lingkungan dan bahasa asing yang diterapkan di Sekolah Alam Ngelmu Pring. Mereka berpendapat bahwa sistem pembelajaran seperti ini harusnya bisa diterapkan di banyak tempat di Indonesia. Reporter dari NET juga cepat akrab dengan siswa-siswa lho! Selain meliput, mereka juga ikut bermain dan belajar dengan kami.
            Bagi yang ingin melihat liputan Sekolah Alam Ngelmu Pring, silakan klik link ini:

Penerbangan Balon Harapan: Berani Bermimpi Setinggi Langit



Di dunia ini, harapan dan mimpi yang tinggi adalah kunci menuju sebuah kesuksesan. Untuk membantu siswa mengenali mimpinya dan berani mengungkapkan harapannya, minggu lalu pada tanggal 9 November 2014, siswa-siswa Ngelmu Pring mengadakan acara penerbangan balon harapan.  Sebelum balon diterbangkan, para siswa diberi kertas untuk menuliskan harapannya masing-masing, Semua siswa sangat antusias menuliskan harapan dan mimpinya. Ada yang menulis harapan untuk diri mereka sendiri, ada yang menulis harapan untuk Sekolah Alam Ngelmu Pring, ada juga yang menulis harapan untuk kakak-kakak pengajar. Setelah selesai menulis harapan, barulah mereka menempelkan kertas tersebut di atas permukaan balon yang sudah ditiup.
Setelah balon dan harapan sudah siap, kami memilih menerbangkannya di pelataran Alun-alun Kota Batu. Setiap siswa membawa balon dan harapannya masing-masing. Mereka berjejer rapi kemudian menerbangkan balon-balon harapan tersebut secara bersamaan. Langit Kota Batu hari itu dihiasi dengan balon harapan warna-warni. Hal tersebut membuat pengunjung di Alun-alun Batu serentak bertepuk tangan. intip kegiatan kami di 





Semoga harapan yang diterbangkan setinggi langit itu akhirnya bisa kami wujudkan! ^^

Sabtu, 28 Februari 2015

Open Recruitment Volunteer

Kamu tertarik untuk menambah wawasan? Cinta lingkungan? Mempunyai keterampilan berbahasa asing? Senang mengajar? Tertarik dengan tantangan? Memiliki dedikasi yang tinggi untuk pengembangan masyarakat terutama generasi muda? Ayo gabung menjadi volunteer di Sekolah Alam Ngelmu Pring!
Sekolah alam ngelmu pring merupakan komunitas yang memiliki program mengajar dan melatih softskill, caracter building, dan kemampuan berbahasa asing bagi anak - anak generasi muda melalui program fun education.

Jumat, 10 Mei 2013

Ayo Berkebun!!!

Hari Minggu tanggal 28 April 2013. Sekolah Alam Ngelmu Pring kedatangan tamu istimewa, yaitu kakak-kakak dari Komunitas Malang Berkebun. Mereka datang buat ngajarin siswa-siswi kelas A (adek-adek kecil yang bersemangat) berkebun Sawi, Kangkung dan Kacang Panjang. Kebetulan tema hari itu adalah "Productive Farming". Maksudnya adalah Berkebun tanaman produktif.

Seru dan penuh semangat, itu yang terpancar dari wajah siswa-siswi kelas A. Kakak-kakak dari Malang Berkebun juga bersemangat ngebantu mereka mengambil tanah, memberi air, dan memberi benih di pot mereka. Oya, pot mereka bukan pot-pot besar dari batu itu, tapi gelas-gelas plastik kecil yang cukup buat menyimpan benih selama 1 minggu. Minggu berikutnya, ya harus dipindah ke media yang lebih luas donk..

Setelah menanam benih di pot mini mereka, masing-masing siswa mendapat hadiah dari kakak-kakak Malang Berkebun, yaitu benih tambahan untuk ditanam di rumah masing-masing. Jadi mereka bakal punya kebun sayur mereka sendiri di rumah. Waah, terima kasih kakak.. Nanti datang lagi ya kalau kami sudah panen.. =D




Program Fun Class

Kami menyebutnya Kelas A, kelas yang diisi oleh anak-anak kecil usia 4 - 12 tahun. Ada yang sudah pinter baca tulis, ada juga yang masih belum bisa. Semuanya berkumpul, bermain dan belajar di Sekolah Alam Ngelmu Pring. Materinya? Materinya utamanya sih tentu aja belajar Bahasa Inggris, tapi tidak sembarang Bahasa Inggris. Tepatnya Bahasa Inggris aplikatif, karena kami berharap anak-anak ceria ini bisa mengenal Bahasa Asing bukan dari sulitnya tata bahasa dan kosa kata, tapi dari penggunaannya. Gimana caranya menyapa orang, gimana cara pinjam barang, sampai frase-frase penting di lingkungan kita.

Tidak hanya belajar bahasa, mereka juga belajar menghargai bakat dan minat yang mereka miliki, selain tentu saja menambah bekal dengan skill-skill lain yang bisa mendukung kreativitas mereka. Walhasil, baru gabung beberapa bulan, mereka sudah pinter nyanyi, paduan suara, bercocok tanam, sampai membuat kerajinan tangan. Tentu saja, buat yang bersekolah di sekolah formal, mereka juga bisa belajar bareng tentang materi-materi sekolah mereka. Kan para guru di Ngelmu Pring pada pinter-pinter, jadi bisa membimbing semua mata pelajaran.

Sejauh ini, jumlah siswa Kelas A (Fun Class) yang rutin datang ke Sekolah Alam Ngelmu Pring berjumlah sekitar 20 - 40 siswa. Dan pendaftaran siswa baru selalu terbuka, selama tempatnya cukup lho... Hari belajarnya adalah Hari Sabtu jam 11.30 - 14.00, jadi kalau pengen belajar bersama, silakan saja hadir dan ketemu dengan Kakak Widya, wali kelas A.

Selasa, 07 Mei 2013

Program Multi Language Class


Salah satu program di Sekolah Alam Ngelmu Pring adalah Program Multi-language Class, yang ditujukan buat remaja usia 13 - 17 tahun. Kegiatannya ya tentu saja belajar bahasa asing, dan hebatnya lagi, gak hanya satu atau dua bahasa, tetapi tiga bahasa asing!! Ada Bahasa Inggris dengan tema-tema yang menarik seputar kewirausahaan, kepemimpinan, go green, dsb, ditambah Bahasa Prancis yang (katanya) romantis, dan Bahasa Jepang yang keren lengkap dengan belajara huruf Hiragana, Katakana dan Kanji nya.

Kemarin kita sudah menyelenggarakan program ini sebanyak 10 pertemuan, dengan jumlah siswa 12 orang. Setiap siswa ditantang untuk aktif dan semakin aktif di kelas, dengan imbalan sticker bintang setiap kali berhasil nyelesaikan tantangan. Dan ternyata animo siswa sangat tinggi, apalagi gak hanya belajar bahasa asing mereka juga belajar skill lain yang gak ada di sekolah, yaitu leadership, membuat hasta karya dari barang bekas, membuat telur asin, dan menanam tanaman untuk penghijauan. Keren lhoo..

Pada pertemuan terakhir ada pentas seni yang disebut "Student Party" buat seluruh siswa menampilkan bakat yang dimiliki. Dan ternyata, siswa-siswa di Sekolah Alam Ngelmu Pring sangat berbakat, ada Udin yang ternyata seorang juara taekwondo, ada Fredy yang pinter baca puisi, dan Diky yang suaranya sekeren Afgan. Bahkan si Diky juga bisa romantis kayak di film2 FTV, dia ngasih sekuntum mawar buat wali kelasnya Miss Ayu sambil nyanyi lagu "Bunga Terakhir". Well, hari terakhir yang mengesankan.

Tapi jangan khawatir buat yang belum sempat ikutan Program Multi Language Class, sebentar lagi kita mulai pendaftaran. So, update terus infonya di twitter kami @ngelmupring atau ikuti terus kabar di karyalekabasa.blogspot.com.

Don't miss it!!!

Senin, 06 Mei 2013

Tentang Kami

Pendidikan merupakan salah satu pilar utama pembangunan bangsa. Pendidikan menjamin kesiapan generasi penerus bangsa untuk menerima dan mengambil alih tugas memimpin bangsa Indonesia menuju bangsa yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur seperti termaktub dalam Pembukaan UUD 1945.
            Namun pendidikan di Indonesia akhir-akhir ini terasa sangat memberatkan, terutama bagi golongan masyarakat ekonomi menengah dan bawah. Biaya pendidikan yang mahal, mutu pendidikan yang masih belum mampu menyejajarkan Indonesia dengan bangsa lain, serta masih kurangnya minat dan motivasi masyarakat awam untuk mengejar ilmu merupakan bukti kebobrokan pendidikan Indonesia. Hal tersebut menyebabkan transfer ilmu dan informasi yang kurang lancar serta membuat masyarakat Indonesia tidak siap menyambut era globalisasi yang semakin menipiskan batas antar negara. Dengan keadaan tersebut, muncul kekhawatiran bahwa masyarakat Indonesia hanya akan menjadi buruh di negeri sendiri.
            Komunitas Karyaleka Basa sebagai lembaga non profit yang bergerak di bidang pendidikan bahasa asing memandang bahwa permasalahan pendidikan di Indonesia harus segera ditindak lanjuti. Kami percaya bahwa penguasaan bahasa asing merupakan salah satu langkah untuk mempermudah transfer ilmu dan informasi tekhnologi dari negara lain serta mempersiapkan masyarakat yang siap untuk menghadapi pasar global. Sejarah telah banyak mencatat peran penguasaan bahasa asing dalam pembangunan sebuah peradaban.
Dengan tujuan itulah, Komunitas Karyaleka Basa berusaha untuk menyebarkan kemampuan berbahasa asing kepada masyarakat luas. Komunitas Karyaleka Basa berdiri sejak tahun 2011, dengan kegiatan utama pendampingan belajar bahasa asing yaitu Bahasa Inggris, Bahasa Jepang dan Bahasa Prancis. Beberapa kegiatan yang telah kami lakukan adalah Hari Korea (5 Mei 2012), Kampung Inggris (18-24 Juni 2012), Kampung Jepang (18-24 Juni 2012) dan Kampung Prancis (18-24 Juni 2012), serta beberapa kegiatan pendampingan lainnya.
            Kegiatan belajar mengajar yang dilaksanakan di oleh Komunitas Karyaleka Basa sejauh ini mendapatkan dukungan dari Koperasi Lestari Santoso Kota Batu serta bantuan-bantuan lain dari donator-donatur yang peduli pada pengembangan masyarakat. Selain itu kami juga selalu mengharap adanya dukungan dari masyarakat luas dalam bentuk donasi berupa uang maupun perlengkapan belajar mengajar untuk kegiatan pendidikan yang kami laksanakan. Semoga apa yang kami cita-citakan dapat diterima dengan baik demi terciptanya masyarakat yang berkualitas di masa depan.